Musica Champions Bisa Juara karena Beruntung

INILAHCOM, Surabaya – Musica Champions keluar sebagai juara tim putra Djarum Superliga Badminton 2017 usai mengalahkan PB Djarum. Effendy Widjaja menyebut kemenangan timnya tak lepas dari faktor keberuntungan.

Laga final yang digelar di DBL Arena pada Minggu (26/2) siang adalah laga ulangan final Djarum Superliga Badminton dua tahun lalu. Musica Champions berhadapan dengan PB Djarum, dan untuk kedua kalinya, Musica Champions berhasil menjadi menjadi juara dengan kemenangan tipis 3-2. Skor yang sama yang dicatatkan dua tahun silam di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali.

Musica Champions membuka kemenangan melalui Chou Tien Chen. Berhadapan dengan Son Wan Ho, Chou tak harus menyelesaikan laga setelah Son memutuskan mundur dari laga karena harus mendapat cedera di arena. Son mundur saat kedudukan 13-14 di game pertama.

Musica sempat kehilangan dua angka setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dipaksa mengakui keunggulan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Mereka menyerah dalam dua game langsung 18-21 dan 17-21.

Jonatan Christie yang tampil sebagai penentu dua tahun lalu, kali ini gagal menyumbang angka. Berhadapan dengan Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan kalah dengan 15-21 dan 14-21.

Namun, Lee Yong Dae/Kim Sa Rang berhasil membuka peluang Musica Champions. Berhadapan dengan sesama pemain Korea, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol, Lee/Kim tampil prima. Menang 21-16 di game pembuka, Lee/Kim menang dengan 21-19 di game kedua.

Dan Anthony Sinisuka Ginting akhirnya berhasil menjadi penentu kemenangan. Berhadapan dengan Shesar Hiren Rustavito, Anthony berhasil menang dengan dua game langsung 23-21 dan 21-10.

“Kami dapat hoki, karena game pertama Son Wan Ho mendadak cedera, kita mendapat satu poin yang paling penting. Melihat kekuatannya memang di Djarum, yang di tengah itu 50:50. Setelah poin pertama kami unggul, kami lebih optimis. Partai pertama dan kedua memang ada di Djarum, tetapi kami justru kehilangan partai ketiga. Nah saat partai keempat kami bisa menang, kami bisa lebih optimis lagi karena di partai kelima pun kekuatan ada di kami,” ujar manajer tim, Effendy Widjaja.

Musica Champions pun menjadi peraih gelar juara Djarum Superliga Badminton terbanyak. Mereka sukses menjadi juara dan tak terkalahkan sejak gelaran tahun 2013 silam. Dengan empat gelar juara di tangan, Musica Champions pun memastikan akan kembali turun di Djarum Superliga Badminton mendatang.

“Untuk tahun depan kami pasti akan ikut lagi, kemungkinan dengan kekuatan tim yang sama,” pungkasnya.

Let’s block ads! (Why?)

Source: www.inilah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *